Facebook

Teks Prosedur?  Tentu bukan hal yang asing lagi. Teks prosedur biasanya kita temukan di bungkus makanan, seperti produk mie, minu...

TEKS PROSEDUR KOMPLEKS






Teks Prosedur? 
Tentu bukan hal yang asing lagi. Teks prosedur biasanya kita temukan di bungkus makanan, seperti produk mie, minuman, dll.
Teks Prosedur adalah teks yang biasanya menerangkan tentang langkah-langkah melakukan sesuatu.
Tapi, pernahkah kalian dengar mengenai teks prosedur kompleks? apakah kalian tahu mengenai hakikat teks prosedur kompleks?

Ayo kita bahas.

Teks Prosedur kompleks (Kemendikbud 2013:36) adalah tahap-tahap atau langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan. Terdapat banyak kegiatan disekitar yang harus dilakukan menurut prosedur. Jika tidak, maka tujuan yang diharapkan tidak akan tercapai. Selain itu, Kosasih (2014:67) berpendapat bahwa teks prosedur kompleks merupakan teks yang menjelaskan langkah-langkah secara lengkap, jelas, dan terperinci tentang cara melakukan sesuatu. Langkah-langkah dalam prosedur kompleks dapat disajikan dalam berbagai macam bentuk teks. Adakalanya, teks prosedur kompleks disajikan dalam bentuk uraian narasi, namun ada juga penyajian dalam bentuk lain, misal hanya berbentuk bagan ataupun penjelasan singkat. Teks prosedur kompleks adalah teks yang memberikan petunjuk untuk melakukan atau menggunakan sesuatu dengan langkah-langkah yang urut (Priyatni 2014:115). Adapun tujuan teks prosedur kompleks adalah untuk menjelaskan bagaimana sesuatu dibuat atau dilakukan dengan langkah-langkah yang urut. Berdasarkan beberapa pendapat tersebut, dapat kita simpulkan bahwa pengertian teks proosedur kompleks adalah teks yang berisi langkah-langkah atau cara yang dapat membantu pembaca menyelesaikan perintah yang bersifat prosedural.

Bentuk Perintah Tertulis dapat dibedakan bedasarkan jenisnya, yaitu
(1) himbauan/larangan, misalnya himbauan menjadi akseptor RB, larangan membuang sampah,
(2) petunjuk, misalnya petunjuk penggunaan suatu barang,
(3) Peraturan, misalnya peraturan berlalu lintas, peraturan waktu berkunjung,
(4) pedoman, misalnya pedoman penulisan karya ilmiah, dan
(5) undang-undang, misalnya undang-undang tentang penyalahgunaan narkoba, undang-undang pendidikan.
Sedangkan menurut Kosasih (2014:67), berdasarkan fungsinya, teks prosedur kompleks termasuk ke dalam teks paparan. Teks prosedur kompleks tidak hanya berkenaan pada penggunaan alat tetapi juga berisi tata cara melakukan aktivitas tertentu dan kebiasaan hidup. Misalnya, cara hidup sehat, cara mengatasi banjir, cara berpidato, dan lain sebagainya. Jadi, simpulan dari bentuk teks prosedur kompleks tersebut adalah termasuk dalam kategori teks paparan yanag memaparkarkan langkah-langkah baik yang  berisi tentang himbauan, larangan, peraturan, pedoman maupun undang-undang yang terdapat pada aktivitas sehari-hari.

Ciri-ciri teks prosedur kompleks:
a. Tujuan berisi pengantar berkaitan dengan petunjuk yang akan dikemukakan pada bagian pembahasan,
b. Alat dan bahan berisi tentang material yang digunakan dalam memaparkan langkah kerja. Pada bagian ini, memungkinkan untuk tidak dimunculkan, sesuai dengan kebutuhan pemaparan,
c. Langkah-langkah pembahasan diisi dengan petunjuk pengerjaan sesuatu yang disusun secara sisteamtis. Pada umumnya, penyusunan disusun mengikuti urutan waktu dan bersifat kronologis. Terdapat tiga kategori pembahasan pada isi suatu teks prosedur kompleks, yaitu:
1) Teks yang berisi cara menggunakan alat, benda ataupun perangkat lain yang sejenis. Misalnya, cara menggunakan komputer atau cara mengendarai mobil secara manual,
2) Teks yang berisi cara melakukan aktivitas. Misalnya cara melamar pekerjaan atau cara berolahraga untuk penderita jantung coroner,
3) Teks yang berisi kebiasaan atau sifat tertentu. Misalnya, cara menikmati hidup.
(Kosasih, 2014:67).  

Contoh teks prosedur kompleks (http://pusatkrisis.kemkes.go.id/bagaimana-cara-menanggulangi-banjir):

Cara Menanggulangi Banjir

Banjir adalah sebuah bencana alam yang sering terjadi ketika musim penghujan mulai datang. akibat bencana ini, banyak sekali kerugian yang kita dapatkan. Dan yang paling parah adalah menghambat aktivitas kita dalam sehari-hari. Maka dari itu, kita harus menanggulanginya dengan cara sebagai berikut:

Pertama, menjaga lingukungan sekitar. Yang utama adalah menjaga lingkungan sungai atau selokan, sungai sebaiknya di pelihara dengan baik. Jangan membuang sampah ke selokan. Sungai atau selokan jangan di jadikan tempat pembuangan sampah, Kedua, hindari membuat rumah di pinggiran sungai. Saat ini semakin banyak warga yang membangun rumah di pinggir sungai, ada baiknya pinggiran sungai jangan di jadikan rumah penduduk karena menyebabkan banjir dan tatanan masyarakat tidak teratur. Ketiga, melaksanakan program tebang pilih dan reboisasi. Pohon yang telah ditebang sebaiknya ada penggantinya. Menebang pohon yang telah berkayu kemudian di tanam kembali tunas pohon yang baru. Hal ini ditujukan untuk regenerasi hutan dengan tujuan hutan tidak menjadi gundul. Kemudian, buanglah sampah pada tempatnya. Sering kali masyarakat indonesia membuang sampah sembarangan terutama membuang sampah ke sungai, tentu hal ini akan memebrikan dampak buruk di kemudian hari. Karena sampah yang menumpuk bisa menyebabkan terjadinya banjir saat curah hujan sedang tinggi. Pengelolahan sampah yang tepat bisa membantu mencegah banjir. Setelah itu, rajin Membersihkan Saluran Air. Perbaikan dan pembersihan saluran air tentu harus ada. Di wilayah tertentu bisa diadakan secara gotong royong. Penjagaan ini harus dilakukan secara terus menerus dengan waktu berkala. Hal ini bertujuan agar terjadi hujan deras, air tidak akan tersumbat dan mampu mencegah terjadinya banjir.


Sumber: Noor, Ana Istiana. 2015. PENINGKATAN MEMBANDINGKAN TEKS PROSEDUR KOMPLEKS MENGGUNAKAN POLA KOLABORATIF THINK PAIR AND SHARE DENGAN TEKNIK BRAINSTORMING PADA PESERTA DIDIK KELAS X OTOMASI SMK N 2 KENDAL. Semarang: Universitas Negeri Semarang

0 komentar: